Gejala Penyakit Stroke Non Hemoragik Yang Jarang Diketahui

Posted on
Before Single Content

Penyakit Stroke Non Hemoragik ~ Berdasarkan keterangan dari WHO, jenis Stroke dibedakan menjadi dua yaitu stroke Hemoragik (stroke pendarahan) dan stroke Non Hemorogik (stroke tidak Pendarahan). Dalam hal ini adalah stroke non hemoragik atau bisa juga disebut sebagai stroke iskemik. Secara garis besar, stroke iskemik atau stroke non hemoragik adalah sebuah gangguan pada jaringan otak yang disebabkan karena pasokan darah menuju otak yang kurang.

Pasokan darah menuju otak yang tidak terpenuhi dapat disebabkan karena beberapa hal. Seperti gangguan pembuluh darah. Pembuluh darah memiliki peran penting dalam pendistribusian darah menuju otak. Terjadi gangguan pada pembuluh darah maka akan terjadi gangguan pada otak yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya stroke non hemoragik atau stroke isemik.

Inside Single Content
Gejala Penyakit Stroke Non Hemoragik
Gejala Penyakit Stroke Non Hemoragik

Stroke jenis ini memiliki beberapa gejala saat menyerang tubuh manusia. Di bawah ini adalah beberapa diantaranya :

• Buta Mendadak
Semua fungsi bagian tubuh manusia menjadi satu bagian di jaringan syaraf otak. Bisa jadi gangguan pada otak menyerang pada bagian mata dan menggagalkan fungsinya sehingga terjadi kebutaan. Meskipun tidak sepenuhnya langsung benar-benar 100% tidak bisa melihat, diawali dengan sedikit buram, rabun, hingga buta.

• Gangguan Berkomunikasi
Gejala lain dari stroke non hemoragik adalah hilangnya kemampuan dalam berkomunikasi. Dimulai dari susah berbicara hingga susah memahami pembicaraan orang lain. Ini sering dijumpai pada orang yang mengalami stroke, kesusahan untuk mengucapkan kata-kata yang dipikirkannya. Selain itu juga tidak mudah memahami maksud pembicaraan orang lain, ini adalah gejala yang pasti muncul dalam sakit stroke isemik atau stroke non hemoragik.

• Kelumpuhan
Lumpuh adalah gejala paling jelas dari stroke isemik atau stroke non hemoragik. Biasanya kelumpuhan terjadi pada anggota tubuh di sisi yang berlawanan dari otak yang terkena gangguan. Misalnya yang terkena gangguan adalah otak sebelah kanan, penderita mengalami kelumpuhan pada tangan sebelah kiri.

• Kesulitan untuk menelan makanan
Tidak hanya beberapa gejala di atas saja, stroke non hemoragik juga ditandai dengan gejala yang cukup fatal yaitu kesulitan menelan makanan. Jika sudah sampai tahap ini, stroke isemik atau stroke non hemoragik ini dapat menjadi semakin parah dan mengakibatkan kelumpuhan pada beberapa anggota tubuh. [Obat Herbal Stroke Ringan]

• Gangguan Motorik Pada Rahang dan Sekitarnya
Gejala stroke isemik atau stroke non hemoragik yang lainnya adalah hilangnya fungsi motorik pada area sekitar rahang. Hal ini yang mengakibatkan penderita stroke sering kali rahangnya terlihat tidak normal. Bukan hanya bagian rahang saja, tapi juga fungsi otot motorik pada lidah dan mulut juga mengalami gagal fungsi. Sehingga tidak bisa berbicara dan menelan makanan.

Demikian adalah informasi mengenai beberapa gejala penyakit stroke non hemoragik atau yang sering disebut sebagai stroke isemik. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda, dan dapat membantu sedikit menjawab permasalahan anda.

After Single Content