Mencegah Penularan HIV ke Anak

Posted on
Before Single Content

Orang tua yang positif mengidap HIV tentu tidak harus melahirkan anak dengan status yang sama. Penularan virus HIV dari orang tua ke anak bisa dicegah, meski terkadang dalam praktiknya selalu tidak mudah untuk dilakukan.  Ikatan Perempuan Positif Indonesia mengatakan bahwa Tes HIV dan berbagai layanan lain untuk mencegah penularan virus HIV dari orang tua ke anak saat ini relatif mudah untuk diakses. Beberapa puskesmas yang berada di daerah kota Jakarta bahkan sudah mampu melayani kelahiran secara normal untuk ibu hamil yang positiv terkena virus HIV.

Meski demikian, penulran HIV dari orang tua ke anak tetap saja bisa terjadi. Banyak faktor yang risikonya tetap tinggi, antara lain rendahnya kesadaran orang tua untuk mendetksi virus HIV sejak dini serta kurangnya kontrol rutin selama masa kehamilan. Melly Windi Lianti selaku Manager yang mendirikan program IPPI (Ikatan Perempuan Positif Indonesia) mengatakan, bahwa kebanyakan para orang tua itu, terutama wanita hamil selalu memeriksakan dirinya setelah mereka hamil. Bahkan ada juga para ibu hamil yang baru tahu status HIV-nya pada saat ia sudah hamil.

Inside Single Content

Mencegah Penularan HIV ke Anak

Untuk mencegah penularan virus HIV dari Ibu ke anak harus dimulai dengan deteksi sejak dini dan pemeriksaan secara teratur sejak merencanakan kehamilan. Selama masa kehamilan pun para ibu hamil yang positif mengidap virus HIV harus melakukan kontrol untuk memeriksa jumlah virus (viral load) dan CD4 yang mengindikasikan kemampuan dari sistem imunnya dan harus selalu dikontrol oleh petugas kesehatan yang berada disekitarnya.

Menurut Melly, salah satu yang menjadi kendala adalah stigma negatif yang melekat pada pengidap HIV. Jangankan untuk melakukan kontrol, untuk melakukan tes HIV saja terkadan para ibu atau wanita ini merasa sungkan karena takut disangka sebagai seorang wanita yang suka mengkonsumsi narkoba atau pelaku seks bebas.

“tantangan terberatnya ya itu, soal stigma. HIV masih banyak dikaitkan dengan moral” ucap Melly.

Maka dari itu, sebiaknya untuk memastikan diria anda mengidap HIV atau tidak, maka sebaiknya anda memeriksakan diri anda pada pihak yang lebih mengetahui penyakit tersebut. Dan untuk para ibu hamil, sebaiknya anda memeriksakan diri anda dan selalu mengontrol kesehatan janin yang berada didalam rahim anda pada saat anda hamin dan pada saat itu juga anda berada dalam status positif HIV.

After Single Content

Leave a Reply