Tips Mengobati Flu Singapura Pada Anak Dan Bayi

Posted on
Before Single Content

Pengobatan flu singapura biasanya banyak dicari oleh para orang tua ketika musim pancaroba terjadi. Penyakit yang ditandai dengan gejala panas tinggi disertai dengan munculnya bintik-bintik di tangan dan kaki ini umumnya umumnya menyerang pada anak-anak dan balita sehingga memerlukan penanganan ekstra serta pengobatan yang cepat dan tepat.

Penyakit flu singapura atau lazim dikenal secara medis sebagai hand foot and mouth disease (HFMD) atau penyakit tangan, kaki, dan mulut pada awalnya muncul di Singapura pada sekitar tahun 1996. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui beberapa fakta bahwa penyakit flu singapura disebabkan oleh virus RNA yang termasuk famili Piconaviridae dan genus Enterovirus (nonpolio). Beberapa varian dari genus lain adalah Rhinovirus, Cardiovirus, dan Apthovirus. Di dalam genus Enterovirus terdapat Coxsackie A virus, Coxsackie B virus, Echovirus, dan Enterovirus.

Inside Single Content
Ciri dan Gejala Flu Singapura
Ciri dan Gejala Flu Singapura

Walaupun tidak disebutkan secara spesifik mengenai obat tertentu, akan tetapi pada prinsipnya untuk menangani penyakit yang disebabkan oleh virus ini adalah dengan menjaga kekebalan tubuh si anak terutama dengan pemberian makanan bergizi serta asupan vitamin dan mineral tambahan yang diperlukan oleh tubuh. Beberapa obat pereda panas yang berisi paracetamol dapat diberikan sesuai dengan dosis dan takaran yang tepat sesuai dengan usia dan berat badan anak.

Penyakit flu Singapura ini berbeda dengan cacar air walaupun secara sekilas ada beberapa gejala yang hampir serupa yakni model ruam yang ada di kulit anak dan letaknya yang ada di area telapak tangan, sekitaran kaki, dan mulut. Dalam kondisi daya tahan tertentu juga akan berakibat sariawan berjumlah lebih dari satu pada mulut anak.

Untuk mengatasinya anda tak perlu panik berlebihan. Segera bawa ke dokter apabila beberapa pertolongan pertama telah dilakukan. Hal ini untuk memperkecil resiko dan dampak lebih buruk karena biasanya anak akan sulit untuk menelan makanan, sehingga perlu diantisipasi resiko terjadinya dehidrasi.

Untuk mencegah agar flu Singapura tidak menjalar atau menyebar ke anggota keluarga yang lain, upayakan penggunaan masker mulut dan hidung, serta jangan menggunakan media untuk makan jadi satu dengan penderita. Mengingat bahwa penyebaran virus dapat terjadi melalui makanan, minuman, dan udara.

Hal yang terpenting adalah melakukan upaya pencegahan dengan selau menanamkan kebiasaan baik kepada anak agar mencuci tangan dengan sabun sebelum memegang makanan serta menggunakan masker pada saat bersekolah. Hal ini untuk mengeliminir dampak terkena wabah penyakit flu Singapura yang marak terjadi saat musim pancaroba seperti ini.

After Single Content